Pages

Abdul: Sudah Jelas Mengapa Adik Saya Meninggal



Wakil Wali Kota Singkawang, Abdul Mutalib menegaskan percaya pada hukum yang berlaku di negeri ini. Saat hukum dilanggar, maka secara otomatis hukum yang akan menuntut.
Hal itu disampaikan Abdul saat ditanya terkait meninggalnya saudara kandungnya, Rokib Sasmara (37). Atas apa yang terjadi, dirinya akan mengawal jalannya aturan yang ada.
"Semua sudah ada aturannya. Hukum di negeri inikan sama. Siapapun dia, tak boleh terjadi yang seperti ini. Jangan, jangan sampai terulang lagi. Saya tetap mengawal ini supaya menjadi pembelajaran bagi yang lain. Jangan dimain-mainkan. Ini bukan karna adik saya. Tapi karena ini fatal," katanya, Jumat (7/8/2015).
Abdul mengibaratkan dengan tiga penyabung ayam. Orang pertama memang berprofesi sebagai penyabung ayam. Sementara orang kedua dan ketiga yang ikut serta adalah kiai dan ustaz.
"Secara logika, siapa yang paling besar dosanya? Ustaz dan kiai kan, kenapa ? Karena dia tahu dengan aturan tapi tetap melanggar. Sementara yang satu lagi memang taunya hanya nyabung ayam," paparnya.
Abdul mengatakan dirinya mendapat informasi mengenai kondisi saudaranya itu saat sedang belajar di Lemhanas. Sekitar pukul 12.30 WIB saudaranya yang lain mengabarkan jika Rokib tengah menjalani perawatan di ICU. Berselang sekitar satu jam berikutnya, adik bungsunya dikabarkan sudah meninggal dunia.

"Saya langsung upayakan mencari tiket untuk pulang tapi tidak dapat. Jadi tadi baru berangkat dan sampai di Singkawang sekitar pukul 10.00 WIB," katanya.

Menurutnya pihak keluarga sejauh ini belum menerima hasil visum yang dilakukan dokter. Meski demikian, secara kasat mata kata Abdul, semuanya sudah jelas.
"Tak perlu lihat visum lagi. Sudah jelas kenapa dia meninggal. Dari fisiknya seperti apa sudah bisa diketahui. Kenyataannya kemarin dia sehat. Lalu sekarang meninggal. Kan sudah jelas, walau tanpa hasil visum," katanya.
Sebelumnya diberitakan, saudara kandung Wakil Wali Kota Singkawang, Abdul Mutalib, Ro (37) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Abdul Azis, Kamis (6/8/2015). Sebelum dirawat di ICU, Ro terlibat perkelahian dengan polisi.